PELEPASAN PESERTA KKN, SINERGITAS STKIP CITRA BAKTI DAN PEMERINTAH KABUPATEN NGADA DALAM MEMBANGUN DESA

STKIP Citra Bakti kembali menggulirkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2019. Sabtu, 27 Juli 2019 telah diselenggarakan secara internal acara pelepasan mahasiswa peserta KKN. Acara pelepasan mahasiswa peserta KKN Tahun 2019 bertempat di Aula STKIP Citra Bakti dan dihadiri oleh Plt. Ketua STKIP Citra Bakti, unsur pimpinan, koordinator program studi dan kepala-kepala unit selingkup STKIP Citra Bakti.

KKN STKIP Citra Bakti Ngada berada di bawah tanggung jawab ketua sekolah yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat,(Pusat P2M) STKIP Citra Bakti Ngada. Implementasi kegiatan KKN secara teknis dilakukan oleh panitia penyelenggara KKN.

Wilfridus Muga, SE.,M.Pd selaku Plt. Ketua STKIP Citra Bakti menegaskan bahwa kegiatan KKN merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran berdasarkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS) secara kolaboratif dan multidisiplin dalam upaya
menumbuhkan, mempercepat gerak serta mempersiapkan kader-kader pembangunan di masyarakat. Lebih lanjut, ditegaskan bahwa melalui KKN dapat memberikan pengalaman belajar yang berharga kepada mahasiswa melalui keterlibatan secara langsung di masyarakat untuk
menemukan, merumuskan, mempelajari, mengenal potensi masyarakat sasaran, mengorganisasi ,masyarakat, memecahkan, dan menanggulangi permasalahan pembangunan masyarakat secara rasional dengan menumbuhkan motivasi untuk memanfaatkan kekuatan sendiri.

Ketua Panitia KKN Tahun 2019, Bernabas Wani, M.Pd mengemukakan bahwa lokasi KKN pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana mahasiswa peserta KKN akan ditempatkan menyebar di 24 Desa dari 12 kecamatan di kabupaten Ngada. Adapun penentuan desa lokasi KKN tersebut sesuai rekomendasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Ngada, dimana desa-desa tersebut masih memerlukan pembenahan terkait pengelolaan desa. Mahasiswa didistribusikan merata ke setiap desa dan didampingi oleh satu orang dosen pendamping. Secara umum peran dosen pendamping adalah membimbing cara pembuatan program dan rencana kerja KKN, melaksanakan pembimbingan kepada mahasiswa di desa lokasi KKN memecahkan
permasalahan yang dihadapi mahasiswa dan menguji mahasiswa KKN dalam ujian akhir sesuai waktu yang ditentukan panitia.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Natalia Rosalina Rawa, M.Pd mengemukakan bahwa program-program KKN STKIP Citra Bakti terdiri atas 3 jenis yakni: program rintisan, komplementer dan ikutan. Program-program rintisan terdiri atas bimbingan belajar bagi siswa di setiap jenjang pendidikan, pelatihan kebugaran pada masyarakat dan program tuntas wajib belajar bagi siswa drop out (DO). Program-program komplementer terdiri atas pembenahan administrasi desa, penataan data profil desa dan membantu pengelolaan keuangan di desa. Sedangkan program ikutan menyesuaikan dengan kebutuhan di desa. Natalia berharap dengan terlaksananya KKN tahun 2019 ini dapat memelihara dan meningkatkan hubungan dan kerja sama antara STKIP Citra Bakti Ngada dengan Pemerintah Kabupaten/daerah, instansi terkait, dan masyarakat di kabupaten Ngada secara multidisipliner sehingga STKIP Citra Bakti Ngada dapat lebih berperan serta menyesuaikan dengan kegiatan pendidikan, penelitian dan
pengabdiannya dengan tuntutan nyata masyarakat saat ini.